September 12, 2016

Pengertian Niche Blog dan Jenis-Jenisnya

Pengertian Niche Blog dan Jenis-Jenisnya

Pengertian Niche Blog dan Jenis-Jenisnya
Niche Blog adalah blog dengan konten topik tertentu, tidak berisi tulisan lain yang membahas beragam topik. Niche artinya ceruk atau bidang, dalam hal ini tema yang membahas masalah tertentu, misalnya kesehatan, sepakbola, blogging, dll.

Niche dalam bahasa Indonesia disebut “ceruk”. Wikipedia mendefinisikan niche sebagai ‘bagian dari sektor pasar yang terfokus dan dapat ditargetkan’.

"Niche blogging (CanE, UK /ˈniːʃ/ or US /ˈnɪtʃ/) is the act of creating a blog with the intent of using it to market to a particular niche market. While it could be argued that every blog is, in some form, a niche blog, the term as it applies to marketing refers to a particular kind of blog." (Wikipedia)

Dengan demikian, niche blog itu merupakan jenis blog yang berisi konten atau tulisan khusus topik tertentu, seperti blog kesehatan, blog pendidikan, dll.

Lawan niche blog adalah general blog, yaitu blog yang berisi beragam topik alias campur-campur.

Jenis Niche Blog

Secara umum ada empat jenis niche blog, menurut John James Robinson dalam e-booknya  The Authority Site Adsense Guide.


  1. Whole-niche -- yaitu niche blog yang membahas seluruh jangkauan topik. Ambil contoh jika blog Anda membahas seputar Blogger, maka Anda membahas seluruh topik, mulai dari template Blogger, panduan Blogger, SEO Blogger, dan Desain Blogger.
  2. Broad-niche -- yaitu niche blog yang tidak membahas keseluruhan topik, melainkan sebagian besar topik. Contoh, jika blog Anda membahas seputar Blogger, maka blog Anda akan membahas bagaimana blog bisa menghasilkan uang, jadi pembahasannya meliputi, SEO untuk blogger, hingga monetize blog Blogger Anda.
  3. Themed-niche -- yaitu niche blog yang sudah mengarah ke suatu topik tertentu saja. Misalnya blog Anda topiknya seputar Blogger, maka pembahasan di blog Anda hanya seo off page untuk blogger saja.
  4. Micro-niche -- yaitu niche blog yang sangat sempit dan begitu terarah detail. Misalnya, topik blog Anda adalah seputar blogger, maka pembahasan di niche blog Anda nantinya hanya membahas seputar blogging.

Tips Memilih Niche Blog

Banyak blogger yang memilih niche blog yang tidak sesuai dengan keahliannya. Akibatnya, konten blognya lebih banyak hasil COPAS ketimbang tulisan sendiri, asli, unik, orisinal.

Niche blog terbaik adalah topik yang sesuai dengan passion, yakni bakat dan minat, sehingga posting akan asli, ditulis dengan hati, punya jiwa, kuat, karena memang dikuasai.

Niche blog terbaik lainnya adalah topik seputar pengalaman atau hal-hal yang sudah dialami, lalu dibagikan kepada pembaca.

Sehebat-hebatnya trik COPAS agar tidak ketauan sebagai copy paste, mesin pencari sudah punya database yang menyimpan posting aslinya. 

Jikapun tulisan hasil copas Anda ada di peringkat atas hasil pencarian, itu hanya sementara, bahkan bisa berakibat fatal: blog Anda melanggar hak cipta dan dibanned Google.

Demikian sekilas Pengertian Niche Blog dan Jenis-Jenisnya, plus tips memilih niche blog yang baik bagi blog Anda.*

September 5, 2016

Navigasi Menu Responsive + Dropdown Terbaik untuk Blogger

Navigasi Menu Responsive + Dropdown Terbaik untuk Blogger

Navigasi Menu Responsive + Dropdown Terbaik untuk Blogger. Best Responsive (Mobile Friendly) Navigation Menu for Blogger Blog. Fast Loading without Javascript. Pure CSS & HTML Codes.

Navigasi Menu Responsive + Dropdown Terbaik untuk Blogger
Mobile Nav Menu Blogger.*


HTML:
Simpan di bawah kode <div id='header'> ... </div> atau yang mirip dengannya.

<nav id='menu1'>
<input type='checkbox'/><label><span>CB</span></label>
<ul>
<li class='homers'><a href='/'><i class='fa fa-home fa-2x fa-fw'></i></a></li>
  <li><a href='/p/about.html'>About</a></li>
  <li><a href='/p/kontak.html'>Kontak</a></li>
  <li><a href='/p/sitemap.html'>Sitemap</a></li>
<li><a href='#'>Select Category</a>
<ul class='menus'>
<li><a href='#'>Label 1</a></li>
<li><a href='#'>Label 2</a></li>
<li><a href='#'>Label 3</a></li>
<li><a href='#'>Label 4</a></li>
</ul></li>
<li><a href='#'>Dropdown</a>
<ul class='menus'>
<li><a href='#'>Submenu 1</a></li>
<li><a href='#'>Submenu 2</a></li>
<li><a href='#'>Submenu 3</a></li>
</ul></li>
<li><a href='#'>Social Media</a></li>
<li><a href='http://www.contohblog.com' target='_blank'>Link</a></li>
</ul><a href="#" id="pull" style="font-family: fjalla one;font-size: 18px;">MENU</a>
</nav>


CSS: 
Simpan di atas kode </head>

<style>
#menu-wrapper{background:#4b3f57;height:50px;width:100%;position:relative}
#menu1 {color:#fff;height:55px;margin-bottom: 20px;}
#menu1 ul,#menu1 li{margin:0;padding:0;list-style:none}
#menu1 ul{height:50px;background:#4b3f57}
#menu1 li{float:left;display:inline;position:relative;font-family:'Fjalla One';font-size:16px;font-weight:400;text-transform:uppercase}
#menu1 li a{background:#4b3f57;color:#fff}
#menu1 a{display:block;line-height:50px;padding:0 14px;text-transform:uppercase;color:#fff;transition:all .2s ease-in-out;font-size:16px}
#menu1 li:hover > a{background:#48d;color:#fff}
#menu1 li a:hover{color:#fff}
#menu1 li:last-child a{border-right:none}
#menu1 input{display:none;margin:0;padding:0;width:80px;height:50px;opacity:0;cursor:pointer}
#menu1 label{font-family:'Oswald';font-size:30px;font-weight:400;text-transform:capitalize;display:none;width:35px;height:51px;line-height:51px;text-align:center}
#menu1 label span{font-size:13px;position:absolute;left:35px}
#menu1 ul.menus{visibility:hidden;opacity:0;height:auto;overflow:hidden;width:166px;background:#3f354a;position:absolute;z-index:99;display:none;color:#fff;transition:all .3s ease-in-out}
#menu1 li > ul.menus{transition:all .3s linear}
#menu1 li:hover > ul.menus{visibility:visible;opacity:1;display:block;-moz-animation:fadeInUp .3s ease-in-out;-webkit-animation:fadeInUp .3s ease-in-out;animation:fadeInUp .3s ease-in-out;transition:all .3s linear}
#menu1 a.ai,#menu1 a.trigger2{padding:0 27px 0 14px;transition:all .3s linear}
#menu1 li:hover > a.ai,#menu1 a.ai:hover{background:#48d;color:#fff}
#menu1 li > a.ai::after{content:"";margin:0 auto;background:url(https://2.bp.blogspot.com/-mHVCs4K3A84/U9vKbpqhSmI/AAAAAAAAE5E/y7Dp7HzmenA/s1600/arrow.png) no-repeat;width:10px;height:10px;line-height:50px;position:absolute;top:20px;right:10px;transition:all .3s linear}
#menu1 li:hover > a.ai::after{content:"";margin:0 auto;background:url(http://3.bp.blogspot.com/-ihlfaVl0yFM/U9vMSJa-tLI/AAAAAAAAE5Q/9SRXYxdvmmI/s1600/arrowhover.png) no-repeat;width:10px;height:10px;line-height:50px;position:absolute;top:20px;right:10px;transition:all .3s linear}
#menu1 ul.menus a{background:#3f354a;color:#fff;border-bottom:1px solid #3a3144;transition:all .3s linear}
#menu1 ul.menus a:hover{background:#322a3b;color:#fff;transition:all .1s linear}
#menu1 ul.menus li{display:block;width:100%;font-family:'Open Sans';font-size:13px;font-weight:400;text-transform:none}
#menu1 ul.menus li:hover{width:100%}
#menu1 ul.menus li:last-child{border-bottom:none}
#menu1 ul.menus li:first-child a{border-top:none}
#menu1 ul.menus li:last-child a{border-bottom:none}
#menu1 ul.menus li:hover a{background:#322a3b;color:#fff}
#menu1 .homers a{background:#f35d5c;color:#fff}
#menu1 .homers a:hover{background:#d95353;color:#fff}
#menu1 .homers1 a{box-shadow:inset 0 -4px 0 0 #f35d5c;color:#fff}
#menu1 .homers1 a:hover{box-shadow:inset 0 -54px 0 0 #f35d5c;color:#fff}
@media screen and (max-width:960px) {
#menu1{position:relative;background:#4b3f57;color:#fff}
#menu1 ul{background:#3f354a;position:absolute;top:100%;right:0;left:0;z-index:5;height:auto;display:none}
#menu1 ul.menus{width:100%;position:static}
#menu1 li{display:block;width:100%;text-align:left}
#menu1 a{border:none;background:#111;}
#menu1 li a{color:#fff;background:#3f354a;}
#menu1 li a:hover{background:#f35d5c;color:#fff}
#menu1 li:hover{background:#f35d5c;color:#fff}
#menu1 li:hover > a.ai,#menu1 a.ai:hover{background:#f35d5c;color:#fff}
#menu1 li:hover > a,#menu1 li a:hover{background:#f35d5c;color:#fff;box-shadow:none;transition:.3s linear}
#menu1 ul.menus a{background:#3f354a;color:#fff;border-bottom:none}
#menu1 ul.menus a:hover{background:#f35d5c;color:#fff;border-left:none}
#menu1 ul.menus li{background:#3f354a;color:#fff;border-bottom:none}
#menu1 ul.menus li:hover{background:#f35d5c;color:#fff;border-left:none}
#menu1 ul.menus li a{background:#3f354a;color:#fff;border-bottom:none}
#menu1 ul.menus li a:hover{background:#f35d5c;color:#fff;border-left:none}
#menu1 input,#menu1 label{display:inline-block;position:absolute;right:0;top:0}
#menu1 input:after,#menu1 label:after{content:"";background:url(http://1.bp.blogspot.com/-P2RRijDirXA/U8ftwSomm6I/AAAAAAAAEbo/tLU4c5dk2K4/s1600/nav-icon.png) no-repeat;width:30px;height:30px;display:inline-block;position:absolute;right:15px;top:17px}
#menu1 input{z-index:4}
#menu1 input:checked + label{color:#fff;font-weight:700}
#menu1 input:checked ~ ul{display:block}
#menu1 .homers a{background:transparent;color:#fff}
#menu1 .homers a:hover{background:#f35d5c;color:#fff}
#footer-widgetfix{width:100%;overflow:hidden}
#menu1 li:hover > a.ai::after{content:"";width:6px;height:6px;border:2px solid #fff;border-right-width:0;border-top-width:0;transform:rotate(320deg);-webkit-transform:rotate(320deg);-moz-transform:rotate(320deg);-o-transform:rotate(320deg);-ms-transform:rotate(320deg);position:absolute;top:19px;right:12px;transition:all .3s linear}
}
</style>

September 3, 2016

Contoh Posting User Friendly dengan Text Higlights & Heading Tags

Contoh Posting User Friendly dengan Text Higlights & Heading Tags

Contoh Posting User Friendly dengan Text Higlights & Heading Tags
Contoh Posting User Friendly dengan Text Higlights & Heading Tags.

TULISAN atau tampilan teks (naskah) di blog harus ramah pengguna --mudah dipindai (scannable) dan mudah dibaca. Dengan begitu, posting akan mudah dimengerti.

Banyak blogger kurang memperhatikan soal tampilan Posting User Friendly ini. Tulisannya menumpuk, tidak ada jarak antar-alinea (white space), sehingga sulit dibaca.

Pengunjung bisa malas kembali lagi dengan format teks atau format posting seperti itu, meskipun tulisannya bagus dan menarik.

Posting User Friendly ini ya... seperti yang sedang Anda baca ini. Coba perhatikan, alineanya pendek-pendek, maksimal lima baris per paragraf.

Text Highlights

Menampilkan teks atau huruf yang berbeda pada kata/kalimat tertentu merupakan bagian dari ciri posting user friendly, sekaligus berguna bagi meningkatkan SEO posting. 


Text highlights itu termasuk:
  1. Tebal (Bold)
  2. Miring (Italic)
  3. Warna (Color)
  4. Kutipan (Quoted)
  5. Garis bawah (Underline) 
Contoh Quoted:
Text Highligts merupakan bagian dari ciri posting user friendly, sekaligus berguna bagi meningkatkan SEO posting.

Termasuk text highlights juga adalah
  • Lists
  • Numbered Lists
  • Bulleted List

Heading Tags

Heading tags adalah tampilan judul, subjudul, sub-subjudul dengan ukuran huruf yang berbeda-beda. 

Saat menulis posting di blogger, kita punya pilihan menggunakan heading tags sebagai berikut:

Heading: Kode HTML-nya biasanya h2

Subheading: Kode HTML-nya h3

Minor Heading: Kode HTML-nya h4

Normal: kode HTML di body, misalnya:

body {font-family:Arial,sans-serif;font-size:14px;font-weight:normal;font-color:#444}

Demikian ulasan tentang Posting User Friendly dengan Text Higlights & Heading Tags, sekaligus contohnya posting ini sendiri.

posting user friendly


Untuk lebih dalam lagi soal posting user friendly (scannability) bisa baca Format Tulisan yang Baik untuk Blog dan baca-baca di NN Group.*

September 2, 2016

Pengertian Backlink dan Fungsinya bagi Blog

Pengertian Backlink dan Fungsinya bagi Blog

Pengertian Backlink dan Fungsinya bagi Blog
Backlink adalah link (tautan) yang mengarah pada situs web atau blog kita dari situs lain. Backlink, secara harfiyah artinya 'tautan balik', merupakan link yang dapat meningkatkan posisi di halaman hasil pencarian Google (SERP).

Sebutan lain backlink adalah inbound link dan  Incoming link.

Proses membangunnya disebut backlinking atau linkbaiting.

Jumlah backlink yang dimiliki situs/blog adalah nilai popularitas situs tersebut. Fungsi backlink itu terutama adalah memberikan kekuatan untuk bersaing di posisi halaman indeks pencarian Google.

Namun demikian, tidak semua backlink diperhitungkan oleh Google. Si Mbah hanya menilai backlink berkualitas

Backlink Berkualitas

Backlink yang berkualitas itu adalah tautan alami dan dari situs/blog berkualitas. Google mempertimbangkan isi situs untuk menentukan kualitas sebuah link.

Incoming link yang kita miliki berasal dari situs lain dengan content yang sejenis atau berhubungan dengan situs kita diartikan sebagai incoming link yang berkualitas. 

Bila backlink berasal dari situs yang tidak berhubungan sama sekali dengan situs kita, maka Google menganggap relevansinya kurang. Semakin besar relevansi incoming link, semakin besar pula kualitasnya di mata search engine Google. 

Sebagai contoh, jika ada sebuah situs dengan tema Tutorial Blog menerima backlink dari situs dengan tema Tips dan Trik Blogging maka hubungan relevansi situs dianggap berkualitas dan lebih relevan.

Namun. bila situs tersebut menerima incoming link dari situs dengan tema Resep Masakan Indonesia atauTechnology Handphone dapat dipastikan hubungan backlink situs tersebut tidak relevan. 

Semakin relevan situs yang memberikan backlink ke situs kita, semakin berkualitas backlink tersebut. Inilah menurut saya backlink yang berkualitas dengan tema yang relevan dan topik yang sejenis atau masih berhubungan dengan situs kita. (Sumber).